Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

Libur Lebaran pada awal Mei membawa dampak pada penurunan penjualan mobil di Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) pada Mei lalu mencapai 61.558 unit. Angka ini turun 23,6 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 81.615 unit.

Namun demikian, penjualan ritel periode Januari – Mei 2022 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 18,5 persen, dari 322.129 unit menjadi 381.677 unit.

Penurunan lebih tajam terjadi pada wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) yang hanya 49,453 unit pada Mei lalu atau turun 40,3 persen dibanding April sebesar 82.879 unit.

Wholesales Januari – Mei 2022 juga mencatat kenaikan sebesar 23,5 persen, dari 320.746 unit menjadi 396.153 unit.

Sedangkan total produksi mobil di Indonesia pada Mei lalu mencapai 72.216 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 28,2 unit dibanding April sebanyak 100.545 unit. Total produksi Januari – Mei tercatat sebanyak 544.027 unit, atau naik 31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 415.150 unit.

Waktu kerja yang lebih pendek di bulan Mei lalu juga membuat kinerja ekspor (CBU/Completely Built Up) mengalami penurunan, dari 35.211 unit (April) menjadi 26.405 unit (Mei) atau terkoreksi 27,1 persen. Namun demikian, kinerja ekspor Januari – Mei 2022 masih lebih baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dari 121.109 unit menjadi 158.346 unit atau tumbuh 30,7 persen.

Penjualan ritel:
1. Toyota 18.000
2. Daihatsu 11.364
3. Honda 7.758
4. Mitsubishi Motors 6.707
5. Suzuki 6.316
6. Mitsubishi Fuso 2.408
7. Isuzu 2.370
8. Hino 2.327
9. Hyundai 1.517
10. Wuling 804

Wholesales:
1. Toyota 13.296
2. Honda 8.114
3. Daihatsu 6.981
4. Suzuki 6.026
5. Mitsubishi Motors 5.414
6. Isuzu 2.481
7. Hino 1.871
8. Hyundai 1.532
9. Mitsubishi Fuso 1.307
10. Wuling 815

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.